Rapor Pemain Arsenal vs Man Utd: Zubimendi Kelabakan, Saliba & Merino Berjuang Keras

 

Laga panas Arsenal vs Manchester United di Emirates Stadium menyisakan banyak catatan individu. Meski The Gunners tampil dominan dalam penguasaan bola, hasil akhir menunjukkan bahwa performa tiap pemain berada di spektrum yang berbeda. Berikut rapor pemain Arsenal dari duel sarat tensi tersebut.

Martin Zubimendi – Kesulitan Mengendalikan Tempo

Zubimendi tampak kelabakan menghadapi intensitas tekanan Manchester United. Beberapa kali terlambat membaca pergerakan lawan, membuat lini tengah Arsenal kehilangan kontrol di momen-momen krusial. Distribusi bola aman, tetapi minim progresi vertikal.

William Saliba – Tangguh, tapi Kehilangan Fokus di Akhir

Saliba tampil solid sepanjang laga dengan sejumlah intersepsi penting dan duel udara yang dimenangkan. Namun, satu momen lengah di menit akhir merusak performa impresifnya. Gol telat lawan menjadi noda kecil di penampilan kuatnya.

Mikel Merino – Kerja Keras Tanpa Henti

Merino menjadi salah satu pemain paling aktif. Ia rajin menutup ruang, membantu build-up, dan berani duel fisik. Meski kontribusinya tidak tercermin di papan skor, etos kerjanya patut diapresiasi dalam menjaga keseimbangan tim.

Bukayo Saka – Ancaman Konsisten dari Sayap

Saka kembali menjadi motor serangan Arsenal. Dribel dan pergerakannya merepotkan pertahanan United, meski penyelesaian akhir belum maksimal. Kreativitasnya tetap menjadi senjata utama The Gunners.

Declan Rice – Stabil, tapi Kurang Dominan

Rice bermain rapi dan disiplin, namun tidak seagresif biasanya. Ia menjaga struktur permainan dengan baik, tetapi kurang memberi dampak besar di fase transisi bertahan saat United mulai berani menekan.

Gabriel Jesus – Kerja Keras Tanpa Gol

Jesus aktif membuka ruang dan menekan bek lawan, namun kembali gagal mencatatkan gol. Pergerakannya membantu tim, tetapi ketajaman di kotak penalti masih menjadi pekerjaan rumah.

Secara keseluruhan, Arsenal menunjukkan performa kolektif yang solid, tetapi detail kecil dan konsentrasi di menit akhir menjadi pembeda. Sementara Saliba dan Merino layak mendapat pujian atas perjuangan mereka, Zubimendi perlu segera beradaptasi dengan tuntutan laga besar Premier League.

Lebih baru Lebih lama