Rapor Awal Liam Rosenior di Chelsea: 3 Kemenangan dari 4 Laga, Cetak 10 Gol

 

Era Liam Rosenior di Chelsea dimulai dengan sinyal positif. Dalam empat pertandingan pertamanya bersama The Blues, Rosenior sukses mempersembahkan tiga kemenangan dan hanya satu hasil non-menang, dengan total 10 gol tercipta. Catatan ini memberi gambaran awal bahwa perubahan arah yang diusung pelatih anyar tersebut mulai menunjukkan hasil nyata.

Awal yang Menjanjikan dari Sisi Hasil

Tiga kemenangan dari empat laga menjadi modal penting bagi Rosenior, terutama di tengah ekspektasi tinggi publik Stamford Bridge. Chelsea terlihat lebih percaya diri, agresif sejak menit awal, dan tidak ragu menekan lawan. Produktivitas gol yang langsung menyentuh dua digit menjadi indikator paling mencolok dari transformasi ini.

Identitas Menyerang Mulai Terbentuk

Salah satu perbedaan paling terasa adalah keberanian Chelsea dalam menyerang. Rosenior mendorong permainan progresif dengan tempo cepat, memaksimalkan pergerakan antarlini, serta menuntut pemain depan lebih aktif dalam membuka ruang. Aliran bola terlihat lebih cair, tidak terlalu bergantung pada satu individu.

Rotasi dan Kepercayaan pada Pemain Muda

Dalam empat laga awal, Rosenior juga mulai menunjukkan kecenderungan melakukan rotasi cerdas. Beberapa pemain muda diberi menit bermain penting, bukan sekadar pelengkap. Keputusan ini memberi energi baru sekaligus memperkaya opsi taktik, terutama saat jadwal padat.

Masih Ada Pekerjaan Rumah

Meski catatan gol impresif, Chelsea belum sepenuhnya solid. Dalam satu laga non-menang, terlihat bahwa transisi bertahan masih perlu dibenahi. Jarak antarlini kadang melebar saat kehilangan bola, membuka ruang bagi lawan untuk menyerang balik.


Rapor awal Liam Rosenior layak mendapat apresiasi. Tiga kemenangan, 10 gol, dan arah permainan yang lebih jelas menjadi fondasi kuat untuk melangkah ke fase berikutnya. Namun, konsistensi dan keseimbangan antara menyerang dan bertahan akan menjadi ujian sesungguhnya.

Jika progres ini terus dijaga, Chelsea di bawah Rosenior bukan hanya terlihat segar—tetapi juga mulai terasa berbahaya. Era baru mungkin belum sempurna, namun tanda-tandanya sudah jelas terlihat.

Postingan populer dari blog ini

Kilas Balik Kasus Penyiraman Air Keras Agus Salim oleh Rekan Kerjanya di Cengkareng

Cavan Sullivan: Wonderkid 15 Tahun yang Siap Menggebrak Man City U-21

Hasil Orlando City vs Inter Miami: Tanpa Messi, Luis Suarez dkk Loyo Dihantam 4–1