Conte Sengat Balik Diego Costa: “Di Sepak Bola Ada Orang Cerdas dan Bodoh”

 

Perang kata kembali memanas. Antonio Conte akhirnya angkat suara menanggapi pernyataan pedas Diego Costa, mantan anak asuhnya di Chelsea. Tanpa menyebut nama secara eksplisit, Conte melontarkan kalimat tajam yang langsung menyedot perhatian: “Di sepak bola, seperti di kehidupan, ada orang cerdas dan ada juga yang bodoh.”

Pernyataan tersebut diyakini sebagai respons langsung atas kritik Diego Costa yang sebelumnya menyindir cara Conte menangani dirinya menjelang akhir kebersamaan mereka di Stamford Bridge. Hubungan keduanya memang dikenal retak, terutama setelah Costa didepak secara kontroversial melalui pesan singkat.

Conte, dalam pernyataannya, menegaskan bahwa setiap keputusan yang ia ambil sebagai pelatih didasarkan pada profesionalisme dan kepentingan tim. Ia menilai tidak semua pemain mampu memahami dinamika sepak bola modern, terutama soal disiplin, peran, dan timing dalam sebuah proyek tim.

“Seorang pelatih harus membuat keputusan sulit. Mereka yang cerdas akan memahaminya, mereka yang tidak… akan terus berbicara,” ujar Conte, kalimat yang semakin memperjelas arah sindirannya.

Diego Costa sendiri dikenal sebagai sosok kontroversial—brilian di lapangan, tetapi sering bermasalah di luar lapangan. Meski pernah menjadi bagian penting dalam kesuksesan Chelsea meraih gelar Premier League bersama Conte, relasi personal keduanya berakhir dengan luka lama yang belum sepenuhnya sembuh.

Situasi ini kembali membuka diskusi klasik di sepak bola: konflik antara otoritas pelatih dan ego pemain bintang. Conte berdiri di sisi struktur dan disiplin, sementara Costa mewakili karakter pemain yang emosional dan frontal.

Pada akhirnya, sengatan Conte bukan sekadar balasan personal. Itu adalah pesan tegas tentang filosofi kepemimpinan di level tertinggi sepak bola: bakat besar tidak akan pernah mengalahkan kecerdasan dan profesionalisme. Dan dalam konflik lama ini, api tampaknya belum benar-benar padam.

Lebih baru Lebih lama